
DEKLARASI | ACEH UTARA – Kelompok 34 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Malikussaleh merintis aksi pengoptimalan area kosong melalui pembudidayaan tanaman hortikultura berupa kangkung dan pakcoy. Aksi sosial ini dipusatkan di lingkungan Yayasan Pendidikan Islam Jannatul Yatim, Desa Dayah Meunara, Kecamatan Kuta Makmur, pada Senin (10/8/2026).
Lembaga pendidikan Islam yang dibina oleh Tgk. Ikhwandi tersebut kini memiliki area hijau baru. Inisiatif ini digagas oleh para mahasiswa guna mengalihfungsikan area non-produktif agar bernilai guna serta mampu menyediakan sumber pangan segar bagi lingkungan sekitar.

Memasuki tahap inti, para mahasiswa bergotong royong menanam benih sayuran di atas media yang telah siap. Agenda ini tidak sekadar berfokus pada pemenuhan tugas pengabdian, melainkan juga menjadi sarana praktik lapangan bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan wawasan agrikultur secara langsung di tengah pemukiman warga.
Optimalisasi lahan kosong lewat penanaman komoditas pangan ini diproyeksikan menjadi stimulant praktis bagi penguatan kemandirian pangan skala domestik. Di samping itu, manfaat keberlanjutan dari kebun produktif ini akan terealisasi secara optimal jika warga dan pengurus lembaga konsisten merawat serta melanjutkan siklus tanamnya.
Rangkaian agenda diawali dengan pembersihan area sasaran dari semak belukar dan gulma pengganggu. Selanjutnya, para mahasiswa mengolah media tanam dengan cara mencangkul, menggemburkan struktur tanah, hingga membentuk deretan bedengan yang rapi. Seluruh tahapan penyiapan tanah ini dikerjakan secara cermat demi memastikan tingkat kesuburan yang ideal bagi benih kangkung maupun pakcoy.
Pelaksanaan agenda berjalan tertib dan menyedot antusiasme hangat dari warga Desa Dayah Meunara. Pihak pemerintah desa menyampaikan apresiasi penuh atas ide kreatif ini dan menaruh harapan besar agar model kebun produktif tersebut dapat terus dihidupkan serta direplikasi secara mandiri meski periode KKN telah usai. AAN
Komentar