DEKLARASI ] Sumbar Sabtu 07 maret 2026 Bukittinggi – Aliansi Mahasiswa se-Bukittinggi Aksi Demonstrasi Satu Tahun Kepemimpinan Walikota Bukittinggi pada Jum’at,6 Maret Tahun 2026. Aksi yang dipusatkan di gedung DPRD Bukittinggi yang berlangsung sejak pukul 15.00 WIB hingga 18.00 WIB.
“Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi kampus datang membawa Poster dan spanduk yang berisi kritikan dan tuntutan terhadap Pemerintah walikota Bukittinggi. Dalam aksinya mereka mendorong Perbaikan Tatakelola Pemerintahan, peningkatan pelayanan publik, serta Transparansi Pembangunan yang lebih berpihak kepada masyarakat kota Bukittinggi.
“Namun sejak awal aksi dimulai, tidak satupun perwakilan DPRD maupun unsur pemerintah kota yang datang menemui masa aksi.kondisi tersebut memicu kekecewaan dikalangan mahasiswa yang merasa aspirasi mereka diabaikan oleh pemangku kebijakan.
“Koordinator Aksi, Presiden Mahasiswa UIN SMDD Keni Savina, dalam orasinya menyampaikan Ultimatum kepada Pemerintah Daerah agar tidak mengabaikan aspirasi yang disampaikan mahasiswa. Yang Berfokus tututannya agar dprd melakukan fungsi Pengawas dan evaluasi kinerja walikota secara transparan, sesuai RPJMD pada Perda No 02 tahun 2025.
“Menurut keni, Demostrasi merupakan bagian dari hak demokrasi warga negara untuk menyampaikan pendapat dimuka umum (UU No 9 Tahun 1998). Oleh karena itu pemerintah Daerah seharusnya menghormati proses tersebut dengan membuka ruang dialog bersama mahasiswa secara langsung.”Kami datang menyampaikan aspirasi secara terbuka dan konstitusional.
“Tetapi ketika pejabat publik tidak hadir menemui rakyatnya, ini menunjukkan adanya jarak antara pemerintah dengan masyarakatnya”, Ujar keni.Dilain hal ia juga menegaskan bahwa gerakan mahasiswa tidak akan berhenti apabila pemerintah Daerah terus mengabaikan masyarakat. Jika pemerintah terus menutup telinga terhadap kritik,maka kami akan kembali dengan gerakan yang lebih besar dan mahasiswa tidak akan berhenti mengawal jalannya pemerintahan.
(Mr Nst)

Komentar