Batu Bara
Beranda | Eco Bhinneka Muhammadiyah dan Cipayung Plus Sumatera Utara Perkuat Kolaborasi Pemuda untuk Lingkungan dan Kebhinekaan

Eco Bhinneka Muhammadiyah dan Cipayung Plus Sumatera Utara Perkuat Kolaborasi Pemuda untuk Lingkungan dan Kebhinekaan

Eco Bhinneka Muhammadiyah dan Cipayung Plus Sumatera Utara Perkuat Kolaborasi Pemuda untuk Lingkungan dan Kebhinekaan
Foto: Eco Bhinneka Muhammadiyah dan Cipayung Plus Sumatera Utara Perkuat Kolaborasi Pemuda untuk Lingkungan dan Kebhinekaan

DEKLARASI | Batu Bara – Eco Bhinneka Muhammadiyah Sumatera Utara menggelar pertemuan dan dialog bersama jaringan organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Cipayung Plus Sumatera Utara pada Rabu (4/3/2026).

Pertemuan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum diskusi strategis untuk memperkuat kolaborasi pemuda dalam merawat lingkungan, menjaga kebhinekaan, serta memperkuat peran generasi muda dalam menjawab berbagai tantangan sosial di tengah masyarakat.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh berbagai organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Cipayung Plus, di antaranya Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), serta Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

Kehadiran berbagai organisasi tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk membangun dialog yang konstruktif serta memperkuat kerja sama lintas organisasi pemuda.

Dalam pertemuan tersebut, para peserta juga membahas pentingnya peran generasi muda dalam mendorong kesadaran ekologis di tengah masyarakat. Selain itu, diskusi turut merumuskan rencana kolaborasi kegiatan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Salah satu agenda yang dibahas adalah rencana kerja sama antara Eco Bhinneka Muhammadiyah dengan DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumatera Utara dalam menyelenggarakan National Youth Interfaith Leadership Forum Sumatera Utara yang direncanakan berlangsung pada April 2026.

Usaha Ayam Potong di Talawi Diduga Cemari Lingkungan, Warga Keluhkan Bau Menyengat

Tamara Rizki, perwakilan Eco Bhinneka Muhammadiyah Sumatera Utara, menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kolaborasi pemuda lintas organisasi dan lintas iman untuk menjawab berbagai persoalan sosial dan lingkungan.

“Eco Bhinneka Muhammadiyah hadir sebagai ruang perjumpaan bagi anak muda dari berbagai latar belakang untuk bersama-sama merawat kebhinekaan dan lingkungan. Kami percaya bahwa kolaborasi lintas iman dan lintas organisasi menjadi kekuatan penting bagi generasi muda untuk menghadirkan gerakan sosial yang lebih inklusif dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Ketua Umum DPD IMM Sumatera Utara, Rahmat Taufik, juga menyampaikan dukungannya terhadap rencana penyelenggaraan forum kepemimpinan lintas iman tersebut. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pertemuan bagi generasi muda dari berbagai latar belakang agama dan organisasi untuk berdialog serta membangun kepemimpinan yang inklusif.

“Pemuda hari ini tidak hanya dituntut untuk kritis terhadap berbagai persoalan sosial, tetapi juga mampu membangun ruang perjumpaan lintas iman dan lintas organisasi. Melalui forum ini, kami berharap lahir pemimpin muda yang memiliki komitmen terhadap kebhinekaan sekaligus kesadaran ekologis dalam merawat masa depan bersama,” katanya.

Dukungan terhadap rencana kegiatan ini juga disampaikan oleh perwakilan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Sumatera Utara. Mereka menilai forum lintas iman seperti ini penting untuk memperkuat dialog yang sehat di tengah keberagaman masyarakat.

Terkait SiLPA Batu Bara Tahun 2025, BKAD Batu Bara Beri Penjelasan

“Kegiatan seperti ini menjadi ruang yang sangat penting bagi anak muda untuk saling mengenal, berdialog, dan membangun solidaritas lintas iman. Kami melihat forum ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat persaudaraan kebangsaan sekaligus membangun kepedulian bersama terhadap isu lingkungan,” ungkap salah satu perwakilan PMKRI.

Melalui pertemuan ini, Eco Bhinneka Muhammadiyah Sumatera Utara berharap kolaborasi lintas organisasi kepemudaan dapat terus diperkuat sehingga mampu melahirkan berbagai program bersama yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Pertemuan ini sekaligus menjadi langkah awal dalam membangun sinergi gerakan pemuda yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan dalam merawat kebhinekaan serta menjaga kelestarian lingkungan hidup di Sumatera Utara.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

blank
Welashari Terapi

Berita Populer


UTUH TAPI TIDAK CEMARA



SAWAHKU, HARAPANKU


Arsip

Iklan LPK Kojema
Iklan kominfo