DEKLARASI | Batu Bara –Respons cepat petugas PT PLN (Persero) wilayah Tanjung Tiram patut diapresiasi dalam menangani pemadaman listrik yang terjadi di Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara, Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.
Pemadaman listrik yang terjadi secara tiba-tiba sempat membuat panik warga, khususnya para pedagang di Kelurahan Labuhan Ruku. Para pemilik warung kopi dan usaha kecil merasa khawatir aktivitas mereka terganggu, mengingat ketergantungan yang tinggi terhadap pasokan listrik.
Salah seorang pedagang, Iin Sumedang, mengaku sempat cemas pemadaman akan berlangsung lama dan berdampak pada kenyamanan pelanggan.
“Ketika listrik padam, kami khawatir pemadaman berlangsung lama. Takut pelanggan tidak nyaman, apalagi usaha kami sangat bergantung pada listrik,” ujarnya.
Namun, kekhawatiran tersebut tidak berlangsung lama. Ia menyampaikan apresiasi atas kesigapan petugas PLN yang dinilai cepat turun ke lokasi.
“Kami berterima kasih kepada PLN. Tidak sampai 10 menit petugas sudah tiba dan listrik kembali normal, sehingga kami bisa kembali berdagang seperti biasa,” tambahnya.
Berdasarkan keterangan warga, sebelum terjadi pemadaman sempat terdengar dentuman keras dari arah tiang listrik di wilayah tersebut. Tak lama berselang, dua petugas PLN tiba di lokasi dan langsung melakukan perbaikan pada jaringan yang mengalami gangguan hingga aliran listrik kembali normal.
Saat dikonfirmasi mengenai penyebab gangguan, salah seorang petugas PLN di lapangan hanya memberikan keterangan singkat.
“Ini masalah biasa, Bang,” ujarnya.
Penolakan Publikasi Picu Tanda TanyaDi balik respons cepat tersebut, muncul hal yang menimbulkan tanda tanya. Ketika awak media meminta izin untuk mempublikasikan pemberitaan sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja petugas, pihak petugas justru meminta agar kegiatan tersebut tidak dipublikasikan.
Sikap ini memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat dan insan pers. Pasalnya, pelayanan publik yang cepat dan responsif umumnya menjadi contoh positif yang layak diketahui oleh masyarakat luas sebagai bentuk transparansi.
Penolakan terhadap publikasi kegiatan yang justru mendapat apresiasi dinilai bertolak belakang dengan semangat keterbukaan informasi publik.
Kondisi ini menjadi perhatian agar pihak manajemen PT PLN (Persero) wilayah Tanjung Tiram dapat memastikan bahwa pelayanan yang cepat dan profesional berjalan seiring dengan transparansi informasi kepada masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, awak media masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak pimpinan PT PLN wilayah Tanjung Tiram. Rencananya, konfirmasi lanjutan akan dilakukan pada jam kerja aktif pasca Lebaran guna memperoleh penjelasan yang lebih komprehensif terkait peristiwa tersebut.

Komentar