DEKLARASI | Batu Bara –Aktivitas usaha ayam potong yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol, Desa Indrayaman, Kecamatan Talawi, dikeluhkan warga karena menimbulkan bau tidak sedap yang menyengat.
Warga menduga bau tersebut berasal dari limbah hasil pemotongan ayam yang dibuang ke saluran parit di sekitar lokasi usaha. Tumpukan limbah seperti darah, bulu, serta air sisa pencucian diduga sengaja dibiarkan menumpuk di parit, sehingga mencemari lingkungan.
Akibatnya, air di saluran parit tampak menghitam, tidak mengalir, dan mengendap di beberapa titik. Kondisi ini memperparah bau busuk yang menyebar ke lingkungan sekitar.
Warga juga mencurigai bahwa limbah tersebut berpotensi mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3). Mereka menilai, jika dilakukan uji laboratorium, air parit tersebut kemungkinan besar tidak memenuhi standar lingkungan.
“Airnya tidak mengalir, hanya mengendap dan baunya sangat menyengat,” ujar salah seorang warga setempat.
Bau tak sedap tersebut bahkan dilaporkan telah sampai ke lingkungan sekolah Husnul Khatimah yang berada tidak jauh dari lokasi. Warga khawatir kondisi ini dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan para siswa serta masyarakat sekitar.
Masyarakat berharap pihak terkait segera turun tangan untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan, guna mencegah dampak lingkungan yang lebih luas.

Komentar