DEKLARASI | Batu Bara –Peredaran narkoba di Kabupaten Batu Bara semakin meresahkan. Tidak hanya menyasar kalangan dewasa, tetapi juga remaja hingga anak-anak mulai menjadi target para pengedar.
Peringatan itu disampaikan Ketua Pimpinan Fatayat NU Kabupaten Batu Bara, Sahabat Bara Evi Yana Sirait. Ia mengungkapkan, para pengedar kini semakin licik dengan mengemas narkoba dalam berbagai bentuk, termasuk menyerupai jajanan anak-anak seperti permen, brownies, dan roti agar tidak terdeteksi aparat.
“Untuk itu saya mengajak para ibu dan seluruh masyarakat Batu Bara agar ekstra hati-hati dalam memantau putra-putrinya. Perhatikan pergaulan dan lingkungan mereka supaya tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang salah, apalagi sampai terlibat narkoba,” tegas Evi Yana Sirait.
Menurutnya, upaya pencegahan harus dimulai dari keluarga. Peran seorang ibu sangat penting dalam membimbing, mengarahkan, sekaligus memberikan pengetahuan kepada anak-anak tentang bahaya narkoba.
“Baik dan buruknya suatu generasi salah satunya ditentukan oleh akhlak wanitanya dalam mendidik dan mengawasi putra-putrinya. Dampak narkoba dapat menyebabkan kemerosotan akhlak dan merusak otak generasi muda,” ungkapnya.
Evi menambahkan, pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk orang tua dan masyarakat Batu Bara.
“Insyaallah saya yakin angka peredaran narkoba bisa kita tekan jika semua pihak bersama-sama mendukung dan bergerak,” tutup Ketua Fatayat NU Batu Bara itu.

Komentar