DEKLARASI | Batu Bara – Pernyataan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Batu Bara, Zahir, yang menyoroti kebijakan dan kinerja Pemerintah Kabupaten Batu Bara di bawah kepemimpinan Bupati H. Baharuddin Siagian, menuai tanggapan keras dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Batu Bara.
Ketua Pengurus Cabang Persiapan PMII Kabupaten Batu Bara, Muhammad Khairun Nizam, S.Pd, menilai pernyataan Zahir dalam acara dialog interaktif PDI Perjuangan di Desa Simpang Gambus pada Minggu (2/11/2025) tersebut terlalu sarkas dan tidak mencerminkan sikap seorang tokoh yang pernah memimpin daerah.
“Zahir seharusnya bercermin dulu sebelum mengkritik. Pernyataannya itu seperti orang yang tidak memiliki salah dan dosa. Selama lima tahun ia memimpin Batu Bara, justru banyak persoalan yang belum mampu ia selesaikan hingga akhir masa jabatannya,” tegas Nizam, Kamis (6/11/2025).
Nizam menilai kritik yang disampaikan Zahir terkesan tidak berdasar dan hanya upaya mencari panggung politik dengan gaya yang terlalu nyinyir. “Kalau beliau bicara soal sampah, soal tanggul Sungai Dalu-Dalu, soal kesejahteraan, itu semua juga sudah menjadi masalah sejak masa pemerintahannya. Jadi jangan seolah-olah semua kesalahan ditimpakan kepada Bupati yang baru delapan bulan menjabat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Nizam menjelaskan bahwa saat ini Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian masih dalam tahap pembenahan dan konsolidasi di berbagai sektor setelah warisan persoalan dari kepemimpinan sebelumnya.
“Bupati Baharuddin baru delapan bulan menjabat. Saat ini masih proses adaptasi dan perbaikan di berbagai bidang. Jadi, beri waktu untuk bekerja dan menunjukkan hasilnya. Jangan langsung dihantam dengan komentar menyesatkan,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Nizam menegaskan bahwa pihaknya bersama PMII Batu Bara akan terus mendukung langkah-langkah Bupati Baharuddin Siagian dalam membangun daerah agar masyarakat Batu Bara dapat benar-benar ‘BAHAGIA’ sebagaimana visi yang tengah diusung pemerintah daerah saat ini

Komentar