DEKLARASI ] Sumatera Barat Sabtu 28 Maret 2026 Pasaman Barat — Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Pasaman Barat menyoroti kinerja Bupati Pasaman Barat yang dinilai tidak menunjukkan progres signifikan sejak awal masa kepemimpinannya. Berbagai janji kampanye yang sebelumnya disampaikan kepada masyarakat hingga saat ini dinilai belum terealisasi secara nyata.
“Sejumlah program unggulan yang digadang-gadang saat kampanye, seperti peningkatan layanan kesehatan gratis, pendidikan gratis 12 tahun, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga kini belum memberikan dampak konkret di tengah masyarakat. Alih-alih menunjukkan capaian, pemerintah daerah justru dinilai lebih banyak melakukan kegiatan yang bersifat seremonial dan resepsi tanpa output yang jelas.
“SEMMI Pasaman Barat juga menilai bahwa alasan “efisiensi anggaran” kerap dijadikan tameng untuk menutupi lemahnya implementasi program kerja. Padahal, masyarakat membutuhkan bukti nyata, bukan sekadar narasi dan alasan yang berulang.Ketidakhadiran kepala daerah dalam beberapa momentum penting, termasuk saat adanya penyampaian aspirasi mahasiswa, juga menimbulkan pertanyaan besar terkait komitmen kepemimpinan dalam mendengar suara rakyat.
“Ketua Umum SEMMI Pasaman Barat Odi eka saputra menyampaikan bahwa:“Kami menilai pemerintah daerah hari ini lebih banyak mengumbar janji daripada bekerja nyata. Program unggulan yang dulu disampaikan ke publik hanya menjadi slogan tanpa implementasi yang jelas. Alasan efisiensi tidak boleh dijadikan pembenaran atas mandeknya program yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat
“Kami juga melihat kecenderungan pemerintah daerah lebih fokus pada kegiatan seremonial yang tidak berdampak langsung kepada rakyat. Sementara itu, persoalan mendasar seperti kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat belum menunjukkan perubahan signifikan.
“Kami menegaskan, janji politik adalah hutang kepada rakyat. Jika tidak mampu direalisasikan, maka itu adalah bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan publik. SEMMI Pasaman Barat akan terus mengawal dan mengkritisi setiap kebijakan yang tidak berpihak kepada masyarakat.
”SEMMI Pasaman Barat mendesak Bupati dan jajaran Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemerintahan, serta fokus pada realisasi program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, bukan sekadar pencitraan.
(Mr Nst)

Komentar