DEKLARASI ]Pasaman Barat, Sumatera Barat – Sabtu, 28 Maret 2026,Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Bupati H. Yulianto dan Wakil Bupati M. Ihpan, kinerja Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mulai mendapat sorotan dari berbagai kalangan masyarakat.
“Sejumlah pihak menilai realisasi visi, misi, dan program unggulan yang disampaikan saat kampanye belum sepenuhnya terlihat dalam satu tahun pertama masa pemerintahan.
“Pemerintah daerah sebelumnya telah merilis capaian kinerja melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Namun, sebagian masyarakat menilai laporan tersebut masih bersifat administratif dan belum sepenuhnya dirasakan dampaknya secara langsung.
“Kondisi di lapangan menunjukkan masih adanya ketimpangan pemenuhan kebutuhan dasar, terutama di wilayah terpencil. Salah satu yang menjadi perhatian adalah situasi di Kejorongan Rura Patontang.
“Koordinator Aliansi Mahasiswa Pasaman Barat (AMPB), Ridho Kurnia, menyampaikan bahwa akses infrastruktur di wilayah tersebut masih memprihatinkan. Ia menyebut jalan yang belum layak berdampak pada terbatasnya akses pendidikan dan layanan kesehatan.
“Dalam beberapa kasus, warga harus ditandu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan karena kendaraan tidak dapat melintas,” ujarnya.
“Ia juga menambahkan bahwa kondisi tersebut semakin sulit saat musim hujan, yang kerap menghambat aktivitas masyarakat. Bahkan, keterlambatan penanganan medis disebut pernah berdampak fatal.
“Di sisi lain, sejumlah program unggulan pemerintah daerah seperti layanan berobat gratis (UHC Plus), satu dokter satu nagari, dan satu jorong satu bidan turut menjadi perhatian.
“Beberapa kalangan menilai implementasi program tersebut masih perlu ditingkatkan.
Menanggapi hal ini, masyarakat berharap pemerintah daerah dapat mempercepat realisasi program prioritas serta meningkatkan pemerataan pembangunan, khususnya di daerah terpencil.
(Mr Nst)

Komentar