Aceh
Beranda | Solidaritas PMII Unimal untuk Aceh Tamiang, Donasi Disalurkan hingga Dusun Terisolasi

Solidaritas PMII Unimal untuk Aceh Tamiang, Donasi Disalurkan hingga Dusun Terisolasi

Solidaritas PMII Unimal untuk Aceh Tamiang, Donasi Disalurkan hingga Dusun Terisolasi
Foto: Solidaritas PMII Unimal untuk Aceh Tamiang, Donasi Disalurkan hingga Dusun Terisolasi

DEKLARASI | Aceh Tamiang – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Malikussaleh (Unimal) menyalurkan bantuan kemanusiaan sekaligus menggelar trauma healing bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (21/12/2025).

Aksi ini merupakan wujud solidaritas kemanusiaan hasil penggalangan donasi yang dilakukan selama sepekan oleh kader PMII Unimal.

Penyaluran bantuan difokuskan di Desa Kaloy dan Desa Bandar Khalifah, Kecamatan Tamiang Hulu. Selain menyalurkan bantuan logistik berupa kebutuhan pokok, kader PMII Unimal juga mengadakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban banjir, khususnya di Desa Bandar Khalifah.

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh anak-anak yang mengikuti berbagai permainan edukatif dan pemulihan psikososial. Mereka mengungkapkan kerinduan untuk kembali bersekolah seperti sebelum bencana terjadi.

Di sela-sela kegiatan penyaluran bantuan, tim PMII Unimal menerima laporan langsung dari Jamin Muari, warga Dusun Rantomayang, Desa Kaloy. Ia meminta relawan untuk turut melihat kondisi dusunnya yang dinilai mengalami keterlambatan dalam penyaluran bantuan pascabanjir.

Kisruh Koperasi Merah Putih Lubuk Cuik: Legalitas Undangan Rapat dan Pengelolaan Modal Dipertanyakan

Dalam wawancara yang dilakukan oleh kader PMII Unimal, Nasa Arifin, Jamin Muari mengungkapkan bahwa banjir di Dusun Rantomayang telah menyebabkan dua korban jiwa, yakni seorang bayi berusia delapan bulan dan seorang ibu lanjut usia yang meninggal dunia akibat kedinginan. Selain itu, sebanyak 13 unit rumah warga dilaporkan hanyut dan rusak parah.

“Warga saat ini bertahan di tenda darurat yang didirikan BNPB di sekitar lokasi rumah mereka. Bantuan memang sudah mulai masuk, namun masih sangat terbatas, terutama untuk kebutuhan makanan,” ujar Jamin.

Ia juga menyoroti kondisi anak-anak yang membutuhkan perhatian serius. Keterbatasan logistik menyebabkan sebagian anak hanya memperoleh makanan beberapa kali dalam sepekan. Di bidang pendidikan, meskipun terdapat wacana pendirian sekolah darurat, hingga kini belum ada relawan pendidikan yang datang untuk merealisasikannya.

Dari sisi infrastruktur, akses jalan di wilayah tersebut mulai dibersihkan dan aliran listrik kembali menyala, meski masih mengalami pemadaman secara berkala. Warga berharap adanya penyaluran bantuan lanjutan yang lebih merata, khususnya ke dusun-dusun dengan dampak terparah.

Selain kepada masyarakat umum, PMII Unimal juga menyerahkan bantuan logistik kepada orang tua salah satu kader PMII Unimal yang turut terdampak banjir dan berdomisili di Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.

Inalum Bangun Kembali SDN 49 Batang Kabung dan Buka Layanan Kesehatan Gratis Pascabanjir di Padang

Jamin Muari menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PMII Unimal serta seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir. Ia berharap sinergi antara relawan, masyarakat, dan pemerintah dapat terus terjalin guna mempercepat proses pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Welashari Terapi

Berita Populer





Arsip

Iklan LPK Kojema
Iklan kominfo