Sumut
Beranda | TAPM Sumut Ingatkan Masyarakat: Hati-Hati Calo Rekrutmen Pendamping Desa

TAPM Sumut Ingatkan Masyarakat: Hati-Hati Calo Rekrutmen Pendamping Desa

TAPM Sumut Ingatkan Masyarakat: Hati-Hati Calo Rekrutmen Pendamping Desa
Foto: TAPM Sumut Ingatkan Masyarakat: Hati-Hati Calo Rekrutmen Pendamping Desa

DEKLARASI | Sumut –Kordinator Provinsi (Korprov) Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Sumatera Utara, Sidik Suyatno, ST, menegaskan bahwa hingga saat ini rekruitmen baru untuk Pendamping Desa belum dibuka secara resmi oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Sidik menjelaskan bahwa isu tentang dibukanya rekruitmen pendamping desa sudah beredar sejak tahun lalu, namun hingga kini masih sebatas spekulasi. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi yang belum dikonfirmasi kebenarannya.

“Banyak oknum yang mengatasnamakan diri sebagai orang dekat menteri, staf khusus menteri, bahkan pengurus partai politik tertentu di Sumatera Utara yang mengaku bisa meloloskan seseorang menjadi pendamping desa,” ujar Sidik kepada wartawan.

Ia menyebutkan, telah banyak laporan masyarakat terkait oknum-oknum yang mencoba memanfaatkan spekulasi rekruitmen ini untuk meraup keuntungan pribadi. Beberapa bahkan memungut uang dengan dalih ‘uang administrasi’ agar nama calon dapat dimasukkan ke dalam daftar penerimaan.

“Di Asahan, kampung saya sendiri, ada oknum yang mengaku sebagai Tenaga Ahli (TA) Kemendes yang menugaskan orang-orangnya untuk melakukan perekrutan dan mengutip uang dari para calon,” ungkap Sidik.

Kisruh Koperasi Merah Putih Lubuk Cuik: Legalitas Undangan Rapat dan Pengelolaan Modal Dipertanyakan

Tak hanya itu, lanjut Sidik, laporan juga datang dari beberapa wilayah lainnya seperti Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, eks Tabagsel, Tapanuli Utara, hingga Kepulauan Nias. Oknum-oknum ini disebut mengklaim diperintah langsung oleh Staf Khusus Menteri untuk merekrut dan menyeleksi calon pendamping desa.

“Ada juga yang mengaku kawan dekat Menteri maupun Kepala Badan di Kemendes yang aktif melakukan rekruitmen gelap sejak tahun lalu,” tambahnya.

Sidik menegaskan, rekruitmen resmi akan diumumkan langsung oleh Kemendes PDTT melalui kanal resmi pemerintah. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mudah tertipu oleh janji-janji palsu dari oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Jika ada masyarakat yang merasa telah menjadi korban dan telah memberikan sejumlah uang, kami minta agar segera melapor ke pihak berwajib,” tegas Sidik.

Terakhir, Sidik berharap agar seluruh masyarakat yang berminat menjadi pendamping desa dapat bersabar dan menunggu informasi resmi dari Kemendes.“Mohon bersabar dan ikuti terus informasi resmi dari kementerian. Jangan percaya calo,” pungkasnya.

Inalum Bangun Kembali SDN 49 Batang Kabung dan Buka Layanan Kesehatan Gratis Pascabanjir di Padang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Welashari Terapi

Berita Populer





Arsip

Iklan LPK Kojema
Iklan kominfo