Batu Bara
Beranda | Wakil Ketua DPD IPK Batu Bara Apresiasi Perda CSR, Dorong Perusahaan Lebih Bertanggung Jawab dan Berdampak Nyata

Wakil Ketua DPD IPK Batu Bara Apresiasi Perda CSR, Dorong Perusahaan Lebih Bertanggung Jawab dan Berdampak Nyata

Wakil Ketua DPD IPK Batu Bara Apresiasi Perda CSR, Dorong Perusahaan Lebih Bertanggung Jawab dan Berdampak Nyata
Foto: Wakil Ketua DPD IPK Batu Bara Apresiasi Perda CSR, Dorong Perusahaan Lebih Bertanggung Jawab dan Berdampak Nyata

DEKLARASI | Batu Bara –Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Batu Bara, Zulkifli Nasution, menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan penuh atas ditetapkannya Peraturan Daerah (Perda) tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (CSR).

Menurut Zulkifli, kehadiran Perda CSR merupakan langkah strategis dan progresif yang diambil Pemerintah Kabupaten Batu Bara bersama DPRD untuk memastikan aktivitas industri benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif atau kegiatan bersifat seremonial.

“Sebagai pemuda, kami sangat mengapresiasi lahirnya Perda CSR ini. Kami ingin perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Batu Bara benar-benar memahami dan menjalankan tanggung jawab sosialnya, bukan hanya formalitas atau pencitraan semata,” ujar Zulkifli, Selasa (23/12/2025).

Ia menegaskan, tanggung jawab sosial perusahaan harus menyentuh sektor-sektor strategis yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Salah satu sektor penting yang disorot adalah bidang keagamaan, yang dinilai memiliki peran besar dalam menjaga harmoni sosial serta memperkuat nilai moral masyarakat.

“Perusahaan perlu hadir dalam penguatan kegiatan keagamaan, pembangunan sarana ibadah, serta pembinaan umat. Ini penting agar pembangunan ekonomi tetap sejalan dengan nilai-nilai spiritual masyarakat Batu Bara,” jelasnya.

Kisruh Koperasi Merah Putih Lubuk Cuik: Legalitas Undangan Rapat dan Pengelolaan Modal Dipertanyakan

Selain keagamaan, Zulkifli juga menekankan pentingnya perhatian serius perusahaan terhadap bidang pendidikan dan kemasyarakatan. Ia menilai, investasi CSR di sektor pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas sumber daya manusia daerah.

“Program beasiswa, peningkatan kualitas sekolah, pelatihan keterampilan, hingga dukungan bagi generasi muda harus menjadi agenda utama CSR. Jangan sampai daerah yang kaya industri justru miskin kualitas SDM,” tegasnya.

Dari sisi lingkungan, Zulkifli mengingatkan bahwa aktivitas industri memiliki dampak langsung terhadap ekosistem sekitar. Karena itu, ia mendorong agar program CSR diarahkan pada pelestarian lingkungan, pemulihan kawasan terdampak, serta edukasi lingkungan bagi masyarakat dan generasi muda.

“Pembangunan tidak boleh mengorbankan lingkungan. Perusahaan wajib terlibat aktif menjaga alam Batu Bara agar tetap lestari untuk generasi mendatang,” katanya.

Tak kalah penting, Zulkifli juga menyoroti pemberdayaan kepemudaan sebagai bagian integral dari program CSR. Ia berharap perusahaan membuka ruang partisipasi luas bagi pemuda melalui pelatihan, pengembangan kewirausahaan, serta kesempatan kerja yang adil dan berkelanjutan, termasuk di sektor keagamaan.

Inalum Bangun Kembali SDN 49 Batang Kabung dan Buka Layanan Kesehatan Gratis Pascabanjir di Padang

“Pemuda bukan hanya objek, tetapi subjek pembangunan. CSR harus mampu melahirkan pemuda Batu Bara yang mandiri, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan zaman,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Zulkifli berharap dengan adanya Perda CSR, pemerintah daerah dapat melakukan pengawasan yang ketat, transparan, dan berkelanjutan, sehingga dana CSR benar-benar tepat sasaran serta memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat Kabupaten Batu Bara.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Welashari Terapi

Berita Populer





Arsip

Iklan LPK Kojema
Iklan kominfo