Sumut
Beranda | Majelis Jam’iyyah Ta’lim & Sholawat Al-I’anah Gelar Sholawatan Sabtu Pahing dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Majelis Jam’iyyah Ta’lim & Sholawat Al-I’anah Gelar Sholawatan Sabtu Pahing dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Majelis Jam’iyyah Ta’lim & Sholawat Al-I'anah Gelar Sholawatan Sabtu Pahing dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
Foto: Majelis Jam’iyyah Ta’lim & Sholawat Al-I'anah Gelar Sholawatan Sabtu Pahing dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

DEKLARASI | Sumut –Jam’iyyah Ta’lim & Sholawat Al-I’anah (JTSI) sukses menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bertajuk “Harmoni Maulid & Kebangsaan: Doa untuk Kesatuan NKRI” di Jalan Anggrek Merah V, Bandar Khalifah, Jumat malam pukul 20.00 WIB-Selesai (26/9/2025).

Majelis Jam’iyyah Ta’lim & Sholawat Al-I'anah Gelar Sholawatan Sabtu Pahing dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
Foto: Kegiatan dihadiri oleh ratusan hadirin.

Acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri lebih dari 300 jamaah yang terdiri atas warga sekitar, mahasiswa, serta perwakilan berbagai organisasi.

Hadir pula organisasi Islam dan kepemudaan seperti Pecinta Tanah Air Indonesia (PETANESIA), Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP), dan sejumlah ormas lainnya.

Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan Al Barzanji, sholawat Nabi, dan doa bersama. Puncak kegiatan diisi dengan tausiyah agama oleh pengasuh JTSI, Kiai Dr. Alfin Siregar, M.Pd.I, yang menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW sekaligus menjaga persatuan bangsa.

“Perayaan Maulid Nabi bukan hanya momentum cinta kepada Rasulullah, tetapi juga sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah. Kita berdoa agar NKRI tetap utuh, damai, dan sejahtera,” ungkap Kiai Alfin.

Kisruh Koperasi Merah Putih Lubuk Cuik: Legalitas Undangan Rapat dan Pengelolaan Modal Dipertanyakan

Ia menambahkan, doa untuk keutuhan NKRI harus disertai keyakinan serta ikhtiar bersama. Dalam ceramahnya, Kiai Alfin mengutip kisah Nabi Musa AS dan Harun AS doa yang dikabulkan Allah setelah puluhan tahun, sebagai pengingat bahwa setiap doa umat pasti diijabah pada waktu yang tepat.

Sementara itu, pembawa acara Dr. Suzatmiko Wijaya, M.Pd menjelaskan kegiatan sholawatan Sabtu Pahing rutin digelar JTSI sebagai wujud cinta umat kepada Rasulullah SAW sekaligus kepedulian terhadap persatuan bangsa.

“Kami berharap acara ini menjadi inspirasi masyarakat untuk terus merawat persatuan, kebersamaan, dan cinta tanah air,” ujarnya.

Antusiasme jamaah terlihat dari ramainya masyarakat dan mahasiswa yang hadir. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa peringatan Maulid Nabi tidak hanya mempererat kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga memperkokoh semangat kebangsaan.

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama serta pengiriman Al-Fatihah untuk almarhum Prof Dr. Syukur Kholil, M.A (Direktur Pascasarjana UINSU Medan), semoga beliau husnul Khatimah dan ditempatkan di syurgaNya.

Inalum Bangun Kembali SDN 49 Batang Kabung dan Buka Layanan Kesehatan Gratis Pascabanjir di Padang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Welashari Terapi

Berita Populer





Arsip

Iklan LPK Kojema
Iklan kominfo