DEKLARASI | Batu Bara — Pemerintah Kabupaten Batu Bara melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melaksanakan kegiatan Capital Building Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dengan melakukan audiensi ke Bank Indonesia Kantor Perwakilan Wilayah Pematang Siantar, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan yang digelar di Kantor Perwakilan BI Pematang Siantar tersebut bertujuan untuk melakukan koordinasi dan pembahasan terkait hasil penilaian Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Satgas P2DD). Audiensi ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Batu Bara dalam memperkuat implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD).
Rombongan Pemkab Batu Bara yang dipimpin oleh jajaran Bapenda disambut langsung oleh pihak Bank Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas capaian, evaluasi, serta strategi peningkatan indeks digitalisasi daerah, khususnya dalam optimalisasi pembayaran pajak dan retribusi daerah secara non-tunai.
Kepala Bapenda Kabupaten Batu Bara menyampaikan bahwa kegiatan capital building ini penting untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman tim TP2DD terhadap indikator penilaian Satgas P2DD. Dengan adanya pendampingan dan arahan dari Bank Indonesia, diharapkan Pemkab Batu Bara mampu memperbaiki aspek-aspek yang masih perlu ditingkatkan.
“Digitalisasi transaksi daerah bukan hanya soal sistem, tetapi juga perubahan budaya kerja dan pelayanan publik yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemerintah daerah dalam percepatan digitalisasi, termasuk melalui asistensi teknis, evaluasi berkala, dan penguatan koordinasi lintas sektor.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Batu Bara optimistis dapat meningkatkan nilai indeks ETPD serta memperkuat tata kelola keuangan daerah berbasis digital, sejalan dengan semangat transformasi menuju pemerintahan yang modern dan responsif terhadap perkembangan teknologi.
Kegiatan tersebut juga menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan melalui percepatan digitalisasi.

Komentar