DEKLARASI | Sumut – Menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Ketua KOMPAK (Komunitas Pemuda Kristen) Provinsi Sumatera Utara, Allen Sitohang, SH, mengajak seluruh masyarakat menjaga kerukunan antarumat beragama serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama bulan puasa. Seruan tersebut disampaikannya pada Jumat (20/02/2026).
Allen menegaskan pentingnya sikap saling menghormati antara masyarakat yang menjalankan ibadah puasa dan yang tidak berpuasa. Menurutnya, toleransi menjadi kunci utama dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Sumatera Utara.
“Bagi setiap orang yang tidak berpuasa harus menghormati mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa. Begitu pula sebaliknya, yang sedang berpuasa juga harus menghormati hak mereka yang tidak berpuasa,” ujar Allen.
Ia menambahkan, perbedaan keyakinan dan praktik ibadah tidak boleh menjadi alasan munculnya gesekan sosial. Sebaliknya, perbedaan harus dipandang sebagai kekayaan yang memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
“Jadi harus ada toleransi, saling menghargai, dan menghormati perbedaan yang ada pada setiap orang,” tegasnya.
Selain mengajak menjaga toleransi, Allen juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing selama Ramadan berlangsung. Ia berharap seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar tanpa gangguan yang dapat merusak suasana khusyuk bulan suci.
“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing agar pelaksanaan ibadah dan kesucian Bulan Ramadan berjalan aman, damai, dan kondusif,” ajaknya.
Allen turut mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial selama Ramadan. Ia meminta agar masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya atau hoaks, serta menghindari ujaran kebencian dan provokasi yang berpotensi memecah belah persatuan.
“Kita harus menjaga kedamaian serta menghindari penyebaran berita yang tidak benar atau hoaks, dan tidak mencaci maki, baik di tempat ibadah maupun di media sosial selama bulan Ramadan,” tutupnya.
Ia berharap semangat toleransi dan saling menghormati dapat terus terjaga, tidak hanya selama Ramadan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari di Sumatera Utara yang majemuk, sehingga suasana harmonis dan persaudaraan antarumat beragama semakin kuat. (Roy)

Komentar