Sumbar
Beranda | BEM ITS Katulawistiwa Refleksi Regulasi Bupati Pasbar

BEM ITS Katulawistiwa Refleksi Regulasi Bupati Pasbar

blank

DEKLARASI ] Sumatera Barat Jum,at 27 Maret 2026 Pasaman Barat-Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Bupati Pasaman Barat, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ITS Katulistiwa Pasaman Barat menyampaikan kritik tajam terhadap arah kebijakan pemerintah daerah yang dinilai belum memenuhi ekspektasi masyarakat.

“Ketua BEM ITS Katulistiwa Pasaman Barat menegaskan bahwa sejumlah janji kampanye yang sebelumnya digaungkan hingga kini belum menunjukkan realisasi yang signifikan di lapangan.”Program seperti layanan kesehatan komprehensif, konsep satu dokter di setiap nagari, pendidikan gratis, hingga pemberdayaan tahfiz dan wirausaha masih belum dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

“Menurutnya, berbagai program unggulan tersebut justru lebih sering muncul dalam bentuk publikasi dibanding implementasi konkret yang berdampak langsung.BEM juga menyoroti kecenderungan pemerintah daerah yang dinilai lebih fokus pada pencitraan dibandingkan kerja nyata.”Kami melihat adanya ketimpangan antara apa yang dipublikasikan dan kondisi riil di lapangan.

“Ini menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat,” tambahnya.Kritik ini muncul seiring meningkatnya suara masyarakat, termasuk dari kalangan pemuda dan tokoh adat, yang menilai kebijakan pemerintah belum menyentuh kebutuhan dasar warga secara merata.Kebutuhan Dasar Dinilai Belum Terpenuhi ?..Akses kesehatan, kualitas pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi lokal disebut masih menjadi persoalan utama yang belum tertangani secara optimal.BEM menilai narasi kesejahteraan yang disampaikan pemerintah daerah perlu diikuti dengan langkah konkret, terukur, dan tepat sasaran.

“Dalam pernyataannya,Ketua BEM ITS Katulistiwa Pasaman Barat Rengga Wirion mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program kerja yang telah berjalan.Selain itu, mereka juga mendorong adanya transparansi dalam realisasi janji kampanye serta membuka ruang dialog dengan masyarakat dan mahasiswa.”Kami hadir sebagai kontrol sosial. Kritik ini adalah bentuk kepedulian agar Pasaman Barat bisa bergerak ke arah yang lebih baik.

Dr Manager Nasution M.H,MA Ombusdman Republik Indonesia Pulang Kampung Jalan Kerura Patontang Satu Tahun Menjabat Tak ada epeknya Bupati Pasaman Barat

( Mr Nst)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

blank
Welashari Terapi

Berita Populer


UTUH TAPI TIDAK CEMARA


SAWAHKU, HARAPANKU



Arsip

Iklan LPK Kojema
Iklan kominfo