Batu Bara
Beranda | Jembatan Guntung Patah, Warga Keluhkan Akses Jalan Terganggu

Jembatan Guntung Patah, Warga Keluhkan Akses Jalan Terganggu

blank
Foto: Jembatan Guntung Patah, Warga Keluhkan Akses Jalan Terganggu

BATU BARA — Masyarakat dan pengguna jalan di kawasan Desa Guntung–Perupuk, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi kawasan Jembatan Guntung.

Pasalnya, jembatan tersebut mengalami kerusakan yang diduga mengganggu kelancaran akses masyarakat, khususnya bagi pengguna kendaraan roda empat.

Kerusakan jembatan diketahui terjadi pada Senin malam, (7/9/2026). Berdasarkan informasi yang disampaikan warga, kerusakan diduga terjadi setelah sebuah mobil truk melintas dengan membawa muatan berlebih.

Pada Selasa pagi, (8/9/2026), Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Batu Bara disebut telah menurunkan alat berat ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Namun, kehadiran alat berat tersebut dinilai warga belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan. Hingga kini, akses kendaraan roda empat masih belum dapat kembali melintas secara normal, sementara pengendara sepeda motor juga mengaku terganggu dengan kondisi jembatan.

Gebyar Batu Bara Bertanjak Hari Ke Enam, Menampilkan Koreografi Debus Kombang Bungo

Salah seorang warga, Sani, mengaku resah dengan kondisi tersebut. Menurutnya, kerusakan jembatan telah berdampak terhadap aktivitas masyarakat yang sehari-hari menggunakan jalur tersebut.

“Warga sangat resah karena kendaraan roda empat tidak bisa melintas seperti biasa dan aktivitas pengendara sepeda motor juga terganggu. Kami berharap pihak Dinas PUTR dapat segera melakukan penanganan dan mengalokasikan anggaran pemeliharaan secara rutin agar persoalan seperti ini dapat segera diselesaikan dan tidak terus mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Sani.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Batu Bara melalui Dinas PUTR segera mengambil langkah penanganan yang tepat dan menyeluruh terhadap kondisi Jembatan Guntung. Selain memastikan akses kembali normal, penanganan juga diharapkan dapat menjamin keselamatan masyarakat dan para pengguna jalan.

Masyarakat yang hendak melintas di sekitar lokasi juga diimbau untuk berhati-hati serta meningkatkan kewaspadaan, mengingat jembatan tersebut merupakan salah satu akses penting bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.

Di sisi lain, warga turut mempertanyakan perhatian dan langkah penanganan dari Dinas PUTR terhadap kondisi jembatan tersebut. Pasalnya, jalan dan jembatan tersebut merupakan jalur yang cukup sering dilalui masyarakat, termasuk sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batu Bara.

KEN Batubara Bertanjak Jilid VII Meriah, Puluhan Sanggar Tari Melayu Bersaing Rebut Tiket 10 Besar

Warga berharap Kepala Dinas PUTR dapat lebih responsif dalam menyikapi kondisi infrastruktur yang menjadi akses utama masyarakat. Langkah cepat dan terukur dinilai penting agar penanganan persoalan infrastruktur di lapangan dapat berjalan sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Terlebih, masyarakat menyayangkan sikap Kepala Dinas PUTR terkesan tidak menata langkah dan tidak seirama dengan langkah cepat tanggap Bapak Bupati Batu Bara H. Bahar Siagian di tengah masyarakat, apa lagi kita mengetahui Bapak Bupati saat ini memberikan pelayanan kepada masyarakat secara optimal namun OPD nya sendiri justru sebaliknya. (Red)

Banner Promosi Website Jagoweb

Banner Promosi Website Jagoweb

Welashari Terapi

Berita Populer





Arsip