Batu Bara
Beranda | Gebyar Batu Bara Bertanjak Semakin Meriah, 27 Peserta Bersaing di Vokal Solo Melayu

Gebyar Batu Bara Bertanjak Semakin Meriah, 27 Peserta Bersaing di Vokal Solo Melayu

Gebyar Batu Bara Bertanjak Semakin Meriah, 27 Peserta Bersaing di Vokal Solo Melayu
Foto: Gebyar Batu Bara Bertanjak Semakin Meriah, 27 Peserta Bersaing di Vokal Solo Melayu

BATU BARA – Kemeriahan Karisma Event Nusantara (KEN) Gebyar Batu Bara Bertanjak Jilid VII 2026 semakin terasa pada hari ketiga pelaksanaannya, Senin (12/10/2026). Bertempat di halaman bersejarah Istana Niat Lima Laras, Kecamatan Nibung Hangus, festival budaya Melayu kebanggaan masyarakat Kabupaten Batu Bara ini menghadirkan beragam pertunjukan seni yang memikat perhatian pengunjung.

Ribuan pengunjung dan suporter tampak memadati kawasan cagar budaya tersebut. Antusiasme masyarakat tidak hanya menambah semarak festival, tetapi juga memperlihatkan besarnya potensi Gebyar Batu Bara Bertanjak sebagai daya tarik wisata budaya sekaligus penggerak ekonomi masyarakat setempat.

Salah satu agenda yang paling menyita perhatian pada hari ketiga adalah Lomba Vokal Solo Melayu. Sebanyak 27 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara turut ambil bagian dalam kompetisi ini untuk menunjukkan kemampuan vokal terbaik mereka sekaligus melestarikan kekayaan musik Melayu.

Perlombaan dimulai pukul 11.00 WIB dan berlangsung sengit hingga sore hari. Para peserta tampil dengan teknik vokal, penghayatan, serta karakter suara masing-masing dalam membawakan lagu-lagu Melayu. Persaingan pun berlangsung ketat demi memperebutkan tempat di babak 10 besar.

Setelah melalui proses penilaian, dewan juri akhirnya menetapkan 10 peserta terbaik yang berhak melaju ke babak selanjutnya.

Gebyar Batu Bara Bertanjak Jilid VII 2026, Pelaku UMKM Ikut Ketiban Berkah

Kompetisi kembali berlanjut pada malam hari, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai. Penampilan para finalis di panggung utama disambut riuh tepuk tangan dan dukungan para penonton yang memadati area acara. Suasana semakin semarak dengan antusiasme suporter yang memberikan dukungan kepada peserta jagoan mereka.

Dalam perlombaan tersebut, panitia menghadirkan tiga dewan juri yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang musik serta budaya Melayu.

Ketiga juri tersebut yakni Sofyan Alwi, tokoh budaya Melayu terkemuka di Sumatera Utara yang menitikberatkan penilaian pada keselarasan cengkok, pembawaan, dan pakem lagu Melayu.

Selanjutnya, Hafiz, penyanyi profesional jebolan ajang pencarian bakat nasional Dangdut Academy 4 (DA 4), yang memberikan penilaian dari sisi teknik vokal dan penampilan panggung.

Sementara itu, Kak Dina, penyanyi Melayu senior sekaligus bintang tamu dalam festival tersebut, turut memberikan penilaian terhadap harmonisasi dan penjiwaan lagu yang dibawakan para peserta.

Rapat Kerja LAM Batu Bara Digelar, Perkuat Komitmen Pelestarian Adat dan Budaya Melayu

Kehadiran ketiga juri ini diharapkan mampu menghasilkan penilaian yang objektif sekaligus mendorong para peserta untuk terus mengembangkan kemampuan mereka dalam seni tarik suara Melayu.

Meski babak 10 besar telah berlangsung meriah, para peserta dan pendukungnya masih harus menunggu hasil akhir kompetisi. Panitia memastikan pengumuman resmi pemenang Lomba Vokal Solo Melayu akan disampaikan pada malam penutupan Gebyar Batu Bara Bertanjak Jilid VII 2026, Jumat (16/10/2026).

Intan Baiduri dan Molek Band Hibur Pengunjung

Usai ketegangan kompetisi mereda, suasana malam di halaman Istana Niat Lima Laras semakin meriah dengan penampilan hiburan dari Intan Baiduri, penyanyi jebolan Dangdut Academy 4 (DA 4) asal Desa Padang Genting, Kabupaten Batu Bara.

Penampilannya berhasil menambah semarak suasana dan menghibur pengunjung yang hadir. Hiburan kemudian dilanjutkan dengan aksi energik Molek Band, grup musik lokal kebanggaan Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara.

Kakan Kemenhaj dan Umroh Batu Bara Diduga Merekrut Honorer dari Luar Daerah

Perpaduan kompetisi seni dan hiburan musik tersebut menjadikan hari ketiga Gebyar Batu Bara Bertanjak Jilid VII 2026 semakin berkesan bagi masyarakat yang hadir.

Lebih dari sekadar festival hiburan, kegiatan ini menjadi wadah bagi para seniman untuk menunjukkan bakat, memperkuat kecintaan terhadap budaya Melayu, serta memperkenalkan potensi wisata sejarah Kabupaten Batu Bara kepada masyarakat luas.

Dengan antusiasme pengunjung yang terus meningkat, Gebyar Batu Bara Bertanjak Jilid VII 2026 diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pelestarian budaya, pengembangan pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

(Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner Promosi Website Jagoweb

Banner Promosi Website Jagoweb

Welashari Terapi

Berita Populer





Arsip