Aceh
Beranda | Menata Arah, Menyatukan LangkahMembangun Desa melalui Penunjuk Jalan

Menata Arah, Menyatukan LangkahMembangun Desa melalui Penunjuk Jalan

Menata Arah, Menyatukan LangkahMembangun Desa melalui Penunjuk Jalan
Foto: Menata Arah, Menyatukan LangkahMembangun Desa melalui Penunjuk Jalan

DEKLARASI | ACEH UTARA— Dalam rangka mendukung terciptanya lingkungan desa yang lebih tertata, informatif, dan mudah diakses, mahasiswa KKN-PPM Kelompok 61 Universitas Malikussaleh Tahun 2026 melaksanakan kegiatan pembuatan dan pemasangan plang penunjuk jalan di Desa Ceumeucet, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara.​ Pada (30/08/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus upaya memberikan kontribusi nyata selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat. Plang jalan tidak hanya berfungsi sebagai penunjuk arah, tetapi juga menjadi salah satu bagian penting dalam menciptakan identitas dan keteraturan wilayah desa.​

Pemasangan sistem navigasi darat di tingkat desa seperti ini merupakan langkah spasial dasar yang sering kali terabaikan, padahal memiliki implikasi besar terhadap efisiensi mobilitas dan pelayanan publik. Keberadaan batas dan penanda wilayah yang jelas mempermudah navigasi logistik, mempercepat distribusi bantuan emergency atau layanan kesehatan, serta mengoptimalkan pendataan administrasi kependudukan di Desa Ceumeucet.​

Proses pembuatan plang dilakukan secara bersama-sama oleh mahasiswa KKN dengan penuh semangat dan gotong royong. Mulai dari menyiapkan bahan, melakukan pengecatan, menuliskan nama-nama jalan, hingga memasang plang pada lokasi yang telah ditentukan. Nama jalan yang dicantumkan antara lain Lorong Masjid, Lorong Kuta Trieng, Lorong Uteun Bayi, Lorong Kuta Buloh, Lorong Alue Meunye, Jalan Aman, dan Lorong Kumbang.

​Penetapan nama-nama lorong berbasis kearifan dan teng anyar lokal tersebut juga mempertegas perlindungan identitas sejarah serta kebudayaan gampong. Dengan membakukan penamaan lokasi secara visual, mahasiswa KKN-PPM Unimal secara tidak langsung membantu melestarikan toponimi (asal-usul nama tempat) lokal agar tetap dikenali oleh generasi muda dan masyarakat luar.​

PC PMII KOTA LHOKSEUMAWE SUKSES GELAR PELATIHAN KADER DASAR 2026

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Ceumeucet. Dengan adanya plang penunjuk jalan, masyarakat maupun pendatang akan lebih mudah menemukan lokasi dan mengenali wilayah desa. Selain itu, keberadaan plang juga dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih rapi, tertib, dan memiliki ciri khas tersendiri.​

Lebih dari sekadar papan penunjuk arah, plang jalan ini menjadi simbol kecil dari sebuah langkah besar dalam membangun desa. Setiap nama jalan yang tertulis menjadi penanda bahwa Desa Ceumeucet terus bergerak menuju lingkungan yang lebih tertata dan mudah dikenali.

​Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-PPM Kelompok 61 Universitas Malikussaleh berharap hasil karya sederhana ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus menjadi kenang-kenangan dan bukti nyata bahwa pengabdian tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar, tetapi dapat lahir dari kepedulian, kebersamaan, dan kemauan untuk memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

​Inisiatif terintegrasi ini membuktikan bahwa program pengabdian masyarakat yang sukses tidak selalu membutuhkan anggaran besar, melainkan ketepatan dalam mengidentifikasi kebutuhan mendasar warga serta mengeksekusinya melalui aksi kolaboratif yang berkelanjutan.​

“Satu plang menunjukkan arah, tetapi semangat gotong royong menunjukkan jalan menuju desa yang lebih maju.”

Himalabura Gelar Turnamen Futsal Himalabura Cup Jilid III 2026

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner Promosi Website Jagoweb

Banner Promosi Website Jagoweb

Welashari Terapi

Berita Populer





Arsip