Batu Bara
Beranda | KEN Batubara Bertanjak Jilid VII Meriah, Puluhan Sanggar Tari Melayu Bersaing Rebut Tiket 10 Besar

KEN Batubara Bertanjak Jilid VII Meriah, Puluhan Sanggar Tari Melayu Bersaing Rebut Tiket 10 Besar

KEN Batubara Bertanjak Jilid VII Meriah, Puluhan Sanggar Tari Melayu Bersaing Rebut Tiket 10 Besar
Foto: KEN Batubara Bertanjak Jilid VII Meriah, Puluhan Sanggar Tari Melayu Bersaing Rebut Tiket 10 Besar

BATU BARA – Kemeriahan Karisma Event Nusantara (KEN) Batubara Bertanjak Jilid VII memasuki hari keempat, Rabu (14/10/2026).

Ribuan pasang mata memadati kawasan bersejarah Istana Niat Lima Laras, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, untuk menyaksikan kompetisi seni tari Melayu tingkat nasional.

Perlombaan tersebut menyedot perhatian masyarakat, peserta, hingga wisatawan yang hadir. Puluhan kelompok tari dari kategori remaja hingga dewasa tampil memukau dengan membawakan beragam tarian Melayu, mulai dari gerak klasik yang sarat nilai tradisi hingga kreasi baru yang memadukan unsur modern tanpa meninggalkan identitas budaya Melayu.

Sejak siang hari, panggung pertunjukan di pelataran Istana Niat Lima Laras diramaikan penampilan energik dan anggun dari sekitar 20 kelompok peserta. Setiap kontingen berupaya menampilkan koreografi terbaik demi memikat dewan juri sekaligus mengamankan tiket menuju babak 10 besar.

Dalam penilaian, dewan juri memperhatikan sejumlah aspek penting, meliputi wiraga atau ketepatan gerak, wirama atau keselarasan irama, wirasa atau penghayatan, serta keserasian tata busana khas Melayu. Seluruh unsur tersebut menjadi bagian penting dalam menilai kualitas penampilan masing-masing kelompok.

Gebyar Batu Bara Bertanjak Jilid VII 2026, Pelaku UMKM Ikut Ketiban Berkah

blank

Antusiasme penonton terlihat sepanjang perlombaan berlangsung. Sorak-sorai dan tepuk tangan meriah menggema setiap kali para peserta menyelesaikan penampilan mereka. Keberagaman koreografi, kekompakan kelompok, serta warna-warni busana tradisional Melayu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang memadati arena pertunjukan.

Sejumlah warga yang menyaksikan perlombaan turut menyampaikan apresiasi terhadap penampilan para peserta. Perpaduan keanggunan tari Melayu pesisir dengan kreativitas gerak dinilai mampu menghadirkan pertunjukan yang menarik sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya leluhur.

“Penampilan para pesertanya sangat luar biasa dan memukau. Busana khas Melayu yang berwarna-warni serta kelincahan gerak tari para remaja dan dewasa membuat acara ini sangat hidup dan membanggakan,” ujar salah seorang warga yang hadir di lokasi.

Persaingan semakin ketat ketika kelompok-kelompok terbaik dinyatakan lolos ke jajaran 10 besar. Para finalis kembali menunjukkan kemampuan terbaik mereka pada babak final yang digelar pada malam hari di lokasi yang sama. Setiap kelompok berupaya menampilkan performa maksimal untuk memikat dewan juri dan meraih hasil terbaik dalam kompetisi tersebut.

Ramainya pengunjung yang bertahan hingga akhir acara menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap seni pertunjukan tradisional. Selain menjadi hiburan, kompetisi ini juga memberikan ruang bagi sanggar tari untuk menunjukkan kreativitas, mengembangkan kemampuan, serta memperkenalkan kekayaan seni Melayu kepada khalayak yang lebih luas.

Gebyar Batu Bara Bertanjak Semakin Meriah, 27 Peserta Bersaing di Vokal Solo Melayu

Penyelenggaraan KEN Batubara Bertanjak Jilid VII tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga bagian dari upaya pelestarian kebudayaan Melayu di Kabupaten Batu Bara.

Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga keberlangsungan seni tradisional agar tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.

Di sisi lain, pemilihan Istana Niat Lima Laras sebagai lokasi kegiatan turut memperkuat promosi wisata sejarah daerah. Bangunan bersejarah tersebut menjadi latar yang mempertemukan kekayaan budaya Melayu dengan potensi pariwisata Kabupaten Batu Bara, sekaligus memperkenalkan warisan sejarah daerah kepada pengunjung dari berbagai wilayah.

Melalui rangkaian kegiatan KEN Batubara Bertanjak Jilid VII, Kabupaten Batu Bara diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki kekayaan seni, budaya, dan destinasi wisata sejarah yang layak diperhitungkan di tingkat nasional.

Rapat Kerja LAM Batu Bara Digelar, Perkuat Komitmen Pelestarian Adat dan Budaya Melayu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner Promosi Website Jagoweb

Banner Promosi Website Jagoweb

Welashari Terapi

Berita Populer





Arsip