Nasional
Beranda | DPRD Batu Bara Gelar RDP dengan PTPN IV Tanah Itam Ulu, Bahas Keluhan Warga Desa Empat Negeri

DPRD Batu Bara Gelar RDP dengan PTPN IV Tanah Itam Ulu, Bahas Keluhan Warga Desa Empat Negeri

DPRD Batu Bara Gelar RDP dengan PTPN IV Tanah Itam Ulu, Bahas Keluhan Warga Desa Empat Negeri
Foto: DPRD Batu Bara Gelar RDP dengan PTPN IV Tanah Itam Ulu, Bahas Keluhan Warga Desa Empat Negeri

Batu Bara – Komisi I DPRD Kabupaten Batu Bara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak perkebunan PTPN IV Tanah Itam Ulu pada Selasa, (7/4/2026), bertempat di ruang rapat umum DPRD Kabupaten Batu Bara.

RDP tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I, H. Darius, SH., MH., didampingi Wakil Ketua Komisi I, Drs. Bonar Manik, MM, serta dihadiri anggota Komisi I lainnya, yakni Rusli, Muhammad Safi’i, H. Syaiful Bakhri, Suminah, Sudarman, SE, dan Makdalena Sianipar, SH.

Rapat digelar sebagai tindak lanjut atas keluhan masyarakat Desa Empat Negeri, Kecamatan Datuk Lima Puluh, terkait aktivitas pembuatan parit batas oleh pihak perkebunan PTPN IV Tanah Itam Ulu.

Dalam forum tersebut, masyarakat menyampaikan bahwa pembuatan parit batas diduga telah berdampak pada berkurangnya luas lahan milik warga. Selain itu, aktivitas tersebut juga memicu terjadinya erosi tanah, menimbulkan potensi bahaya bagi keselamatan masyarakat, serta menyebabkan kerusakan lingkungan di sekitar area tersebut.

Komisi I DPRD Kabupaten Batu Bara menegaskan pentingnya penyelesaian persoalan ini secara bijak dan berkeadilan, dengan tetap memperhatikan hak-hak masyarakat serta tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan.

LKBH FH UNA Batu Bara Audiensi dengan PT INALUM, Bahas Program Penyuluhan dan Pendampingan Hukum

RDP ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mencari solusi terbaik antara masyarakat dan pihak perusahaan, guna mencegah konflik berkepanjangan serta menjaga stabilitas sosial di wilayah tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INALUM
Welashari Terapi

Berita Populer





Arsip

Iklan LPK Kojema
Iklan kominfo