Sumbar
Beranda | Mahasiswa PPG Prajab UNP Tahun 2026 Latih Ibu -Ibu PKK Pokja II Dadok Tunggul Hitam Olah Rimpang Jadi Teh Herbal

Mahasiswa PPG Prajab UNP Tahun 2026 Latih Ibu -Ibu PKK Pokja II Dadok Tunggul Hitam Olah Rimpang Jadi Teh Herbal

blank

Kelompok Proyek Kepemimpinan (Ilmu Pengetahuan Sosial)PPG Prajabatan Universitas Negeri Padang

DEKLARASI ], SUMBAR, PADANG Kamis 8 Oktober 2026- Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Universitas Negeri Padang (UNP) jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial menggelar pelatihan pembuatan teh rimpang bersama Ibu-Ibu PKK Pokja II Papan Sandang Pangan Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kota Padang. Kegiatan berlangsung pada Rabu, 23 September 2026, mulai pukul 08.00 WIB di Aula Kantor Lurah Dadok Tunggul Hitam.


“Pelatihan ini merupakan bagian dari Tugas Service Learning kepada Komunitas di Masyarakat pada mata kuliah Projek Kepemimpinan PPG Prajabatan. Kegiatan mengusung tema “Pemanfaatan Rimpang Lokal Menjadi Teh Herbal Bernilai Ekonomi dan Bermanfaat bagi Kesehatan Memanfaatkan Potensi Rimpang di Sekitar, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam memiliki potensi tanaman rimpang seperti kunyit, jahe, lengkuas, dan serai yang mudah ditemukan di pekarangan warga maupun pasar tradisional.

“Namun, potensi tersebut dinilai belum dimanfaatkan secara maksimal. Berangkat dari kondisi itu, tim pelaksana merancang kegiatan edukasi dan pendampingan agar rimpang lokal dapat diolah menjadi produk teh herbal yang sehat sekaligus memiliki nilai ekonomi.

“Rangkaian Kegiatan”

Ketika Data Menentukan Siapa yang Dibantu Tantangan Desil dalam Pengentasan Kemiskinan Didasarkan Sebuah Angka

Acara diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan yang dipandu MC Nilma Sovira, S.Pd. Rangkaian pembukaan meliputi sambutan Ketua Pelaksana Wifqi Ananda Pratama S.Pd, sambutan pak lurah Kelurahan Dadok Tunggul Hitam oleh Buderi Himra, S.Kom selaku Lurah Dadok Tunggul Hitam , sambutan oleh dosen pembimbing yaitu Dr. Etmi Hardi, M.Hum serta pembacaan doa oleh Ridwan Putra, S.Pd.

“Pada sesi sosialisasi, Vilmia Indri, S.Pd dan Putri Wellisa Anggraini, S.Pd memaparkan manfaat rimpang lokal bagi kesehatan, jenis-jenis rimpang beserta kandungan manfaatnya, serta peluang usaha yang dapat dikembangkan dari teh herbal.
Setelah itu, peserta langsung berlatih bersama tim pelaksana. Mereka memilih dan membersihkan bahan rimpang seperti jahe, kunyit, lengkuas, dan serai, mengirisnya, serta memasukkan kedalam kantong teh dengan takaran yang sudah ditentukan, kemudian mencelupkan ke air hangat dan mencicipi teh rimpang yang telah diolah. Peserta dibagi ke dalam 5 kelompok dan didampingi anggota panitia

“Tim pelaksana”

Teh rimpang yang telah jadi kemudian dikemas menggunakan pouch dan diberi label agar tampil menarik dan layak dipasarkan. Peserta juga mendapat pengenalan dasar tentang branding serta promosi sederhana melalui foto produk dan media sosial. Kegiatan ditutup dengan evaluasi, penyerahan produk, dokumentasi, dan doa bersama.

“Turut juga Dihadiri Pihak Kelurahan, PKK, dan Dosen Pembimbing ,Kegiatan ini dihadiri sejumlah tamu undangan, yaitu Dr. Etmi Hardi, M.Hum. selaku dosen pembimbing, Buderi Himra, S.Kom selaku Lurah Dadok Tunggul Hitam, serta Dra. Fauzia selaku Ketua Pokja II Dadok Tunggul Hitam.
Sebagai peserta, hadir anggota PKK Pokja II, yaitu Marya, Asiyah, Fauziah, Itmayanti, Yarniati, Novia, Erna Yelly, Syar Wani, Yusnida, Siska, Ernofia, Indrawati, Karmila, Yurnita, Rini, Harini, dan Zuriyah.

Konsolidasi Internal, AMAN Persiapkan Mahyudin Batubara Jadi Nakhoda Baru Putra Terbaik Pasaman Barat

“Tim Pelaksana”

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kelompok Proyek Kepemimpinan PPG Prajabatan UNP di bawah bimbingan Bapak Dr. Etmi Hardi, M.Hum. Tim pelaksana terdiri atas Wifqi Ananda Pratama, S.Pd, Vilmia Indri, S.Pd, Nazifah Mahmudah Siregar, S.Pd, Nilma Sovira, S.Pd, Nurhariani Suci, S.Pd, Putri Wellisa Anggraini, S.Pd, Regina Wulandari, S.Pd, Ridwan Putra, S.Pd, Saffani Indri Pratiwi, S.Pd, dan Shalsabilla Desi Rahma, S.Pd.

“Ungkapan ulasan Dosen Pembimbing, Lurah, dan Panitia ,Dosen pembimbing, Dr. Etmi Hardi, M.Hum., mengapresiasi kegiatan ini sebagai wujud nyata kepemimpinan dan kepedulian sosial calon guru. Proyek kepemimpinan ini mengajarkan mahasiswa PPG untuk hadir menjawab kebutuhan masyarakat, bukan hanya di dalam kelas. Kami berharap ilmu yang dibagikan benar-benar bermanfaat dan dilanjutkan oleh Ibu-Ibu PKK,” ujarnya.

” Turut juga ulasan Lurah Dadok Tunggul Hitam, Bapak Buderi Himra, S.Kom, menyambut baik kegiatan tersebut dan menilai pelatihan ini sejalan dengan upaya pemberdayaan warga. “Rimpang mudah kita temukan di sekitar kita, tetapi selama ini belum banyak diolah. Pelatihan ini membuka wawasan warga bahwa bahan lokal bisa menjadi produk sehat yang bernilai jual. Kami siap mendukung agar kegiatan ini berlanjut,” katanya.

“Ketua Pelaksana, Wifqi Ananda Pratama, S.Pd, mewakilkan seluruh panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan. “Kami berterima kasih atas sambutan hangat dan antusiasme Ibu-Ibu PKK Pokja II. Harapan kami, teh rimpang ini tidak berhenti sebagai pelatihan, tetapi menjadi usaha rumahan yang membawa manfaat bagi kesehatan dan ekonomi keluarga,” ucapnya.

Mahasiswa UNP Angkatan 2020 Dilaporkan Hilang, Keluarga Minta Bantuan Informasi

“Kesan Para Peserta”

Para peserta mengaku mendapat pengalaman baru dari pelatihan ini. Marya mengatakan selama ini rimpang hanya dipakai sebagai bumbu dapur. “Ternyata jahe, kunyit, dan serai bisa dijadikan teh yang enak dan sehat. Caranya juga mudah, jadi bisa kami praktikkan di rumah,” ujarnya.

“Asiyah mengaku senang karena langsung ikut praktik. “Kami tidak hanya mendengar penjelasan, tapi juga mengiris, merebus, sampai mengemas sendiri. Jadi lebih mudah dipahami,” ucapnya

“Begitu juga ibu Fauziah menilai materi pengemasan dan pelabelan sangat bermanfaat. “Kami baru tahu bahwa kemasan yang rapi dan label yang menarik bisa membuat produk lebih layak dijual,” katanya.

“Sementara itu, Erna Yelly berharap kegiatan serupa bisa diadakan lagi. “Semoga ada pelatihan lanjutan, misalnya cara memasarkan lewat media sosial, supaya teh rimpang buatan kami bisa dikenal lebih luas,” ucapnya

“Harapan ke Depan”
Melalui kegiatan ini, tim pelaksana berharap Ibu-Ibu PKK memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru, tumbuh jiwa kewirausahaannya, serta mampu memproduksi teh rimpang secara mandiri sebagai usaha rumahan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap pola hidup sehat berbasis kearifan lokal dan berkelanjutan dan SDGs.

( M.Hidayat nst )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner Promosi Website Jagoweb

Banner Promosi Website Jagoweb

Welashari Terapi

Berita Populer





Arsip